Patroli malam yang rutin dilakukan anggota kepolisian sektor di kawasan pinggiran kota berubah menjadi pengantaran darurat, Selasa dini hari. Petugas yang melintas melihat sebuah keluarga berdiri di tepi jalan sambil menggendong bayi yang menangis.
Hujan yang turun sejak sore membuat jalan kampung tergenang dan sulit dilalui kendaraan roda dua. Keluarga tersebut hendak membawa bayi berusia tiga bulan yang mengalami demam tinggi ke rumah sakit, namun tidak mendapat kendaraan.
"Kami langsung menghentikan kendaraan dan mempersilakan mereka naik. Kondisi bayi harus segera diperiksa," kata Bripka Andi Saputra, anggota patroli yang bertugas malam itu.
Dengan pengawalan mobil patroli, keluarga tersebut tiba di rumah sakit daerah sekitar 15 menit kemudian. Petugas membantu proses pendaftaran hingga bayi mendapat penanganan dokter jaga.
Dokter yang merawat menyebut suhu tubuh bayi sudah cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan cepat. Setelah mendapat obat dan cairan, kondisi bayi berangsur membaik dan diperbolehkan pulang pada pagi hari.
Ayah bayi, Rudi Hartanto, mengucapkan terima kasih atas bantuan petugas. "Kalau tidak dibantu, kami tidak tahu harus bagaimana. Jalanan gelap dan tidak ada kendaraan," ujarnya.
Kapolsek setempat menyatakan bantuan seperti itu bagian dari tugas sehari-hari anggotanya. Ia mengingatkan warga agar tidak ragu menghubungi pos polisi terdekat saat menghadapi situasi darurat.




