Puluhan personel kepolisian resor bersama warga dan pedagang bergotong royong membersihkan pasar tradisional, Selasa pagi. Mereka menyisir saluran air, menyapu lorong kios, dan mengangkut sampah ke truk yang disiapkan dinas kebersihan.
Kegiatan itu diawali dengan kerja bakti di area parkir, kemudian berlanjut ke blok sayur dan ikan yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah. Petugas juga memperbaiki penutup saluran yang rusak agar tidak membahayakan pembeli.
"Pasar ini pusat ekonomi warga. Kalau bersih dan tertata, pembeli nyaman dan pedagang lebih semangat," kata Kapolres usai kegiatan.
Sejumlah pedagang ikut menyediakan minuman dan makanan ringan untuk peserta kerja bakti. Mereka mengaku kesulitan membersihkan area luas jika hanya mengandalkan petugas kebersihan pasar.
Salah seorang pedagang sayur, Marni (46), berharap kegiatan serupa digelar rutin, terutama sebelum hari besar. "Kalau saluran tersumbat, airnya meluap ke los. Barang dagangan bisa rusak," katanya.
Pengelola pasar akan menambah tempat sampah dan mengatur jadwal pengangkutan dua kali sehari. Sosialisasi kepada pedagang juga dilakukan agar tidak membuang limbah ke saluran air.
Kerja bakti ditutup dengan pengecekan instalasi listrik di kios untuk mencegah korsleting. Petugas mencatat beberapa sambungan yang perlu diperbaiki pengelola pasar.




