Pemerintah Kota Solo memulai revitalisasi kawasan kampung wisata batik yang selama puluhan tahun menjadi sentra produksi kain tulis. Perbaikan mencakup gang lingkungan, penerangan jalan, saluran air, serta ruang peraga produk di balai warga.
Kepala Dinas Pariwisata daerah, Sri Handayani, menyampaikan bahwa kawasan akan ditata agar pengunjung dapat melihat langsung proses membatik. Perajin yang membuka rumah produksi untuk wisatawan memperoleh pendampingan pengelolaan kunjungan.
Sejumlah perajin berharap revitalisasi disertai kemudahan akses bahan baku. Mereka menilai harga kain dan pewarna alami menjadi tantangan utama untuk mempertahankan kualitas produksi.
Pekerjaan ditargetkan selesai sebelum musim libur akhir tahun, dan pembukaan kawasan akan diisi pameran karya perajin setempat.






