Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Pola angin dan tekanan udara yang terdeteksi berpotensi menaikkan tinggi gelombang hingga empat meter di wilayah tertentu.
Kepala bidang meteorologi maritim, Arif Budiman, mengimbau nelayan tradisional menunda melaut dan operator penyeberangan memeriksa kesiapan alat keselamatan. Ia menambahkan kecepatan angin diperkirakan bertahan selama sepekan.
Pemerintah daerah pesisir diminta menyiarkan informasi peringatan melalui pengeras suara di pelabuhan dan kelompok nelayan. Wisatawan juga diimbau tidak berenang di pantai berarus kuat.
Pemantauan cuaca dilakukan setiap enam jam, dan informasi terbaru dipublikasikan melalui kanal resmi badan tersebut.






