Kementerian Kesehatan memulai perluasan layanan telemedisin ke puskesmas di wilayah pedalaman. Melalui program ini, petugas puskesmas dapat berkonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis secara daring tanpa menunggu jadwal kunjungan rutin.
Perumus program dari kementerian, drg. Nina Anggraini, menjelaskan bahwa pasien di puskesmas uji coba dapat memperoleh konsultasi gizi, penyakit menular, dan layanan ibu anak. Riwayat layanan dicatat secara digital agar mudah dipantau.
Sejumlah dokter yang bertugas di daerah menilai program ini membantu mencegah rujukan yang sebenarnya tidak perlu. Mereka berharap pasokan listrik dan jaringan internet di lokasi ditingkatkan agar layanan tidak terputus.
Evaluasi pertama dilakukan enam bulan setelah peluncuran, dan tahap berikutnya menargetkan 150 puskesmas tambahan.






