Informasi Aktual, Perspektif Indonesia
Berita 134

Artikel ini adalah konten demonstrasi Berita Indonesia, bukan berita nyata.

Teknologi

Pusat Riset Nasional Kembangkan Baterai Ramah Lingkungan dari Bahan Lokal

Peneliti memanfaatkan bahan baku mineral dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan komponen impor.

Penulis: Budi Hartono Editor: Sari Wulandari1 kali dibaca
Peneliti menguji sel baterai di laboratorium
Ilustrasi riset baterai ramah lingkungan.
Bagikan: WhatsAppXFacebook

Pusat riset nasional mengembangkan prototipe baterai ramah lingkungan berbahan baku mineral dalam negeri. Tim peneliti menargetkan komponen aktif dapat diproduksi lokal agar biaya sel baterai lebih terjangkau.

Ketua tim peneliti, Dr. Wulan Sari, menjelaskan prototipe telah melewati uji siklus pengisian awal dengan hasil stabil. Tahap berikutnya adalah pengujian ketahanan pada suhu tinggi serta evaluasi keamanan sel.

Sejumlah akademisi menilai riset semacam ini penting untuk memperkuat rantai pasok energi bersih. Mereka mengingatkan bahwa hilirisasi perlu disertai pengelolaan limbah baterai yang bertanggung jawab.

Pusat riset menargetkan kerja sama dengan industri manufaktur untuk menguji produksi skala kecil dalam dua tahun ke depan.

Menemukan kesalahan pada artikel ini? Baca kebijakan koreksi dan hak jawab .

Berita Terkait

Artikel berhasil dihapus.