Sejumlah koperasi tani mulai memakai platform digital untuk memasarkan hasil panen langsung kepada konsumen. Sistem mencatat pesanan, mengatur jadwal pengiriman, dan menampilkan harga acuan harian yang disepakati anggota.
Pengelola koperasi, Nur Aisyah, menjelaskan platform membantu petani mengetahui permintaan pasar sebelum menanam. Dengan begitu, produksi tidak menumpuk pada satu komoditas yang harganya sedang turun.
Petani anggota mengaku lebih mudah memperoleh pembayaran karena transaksi tercatat rapi. Namun sebagian masih membutuhkan pendampingan untuk menggunakan aplikasi pada ponsel berkapasitas terbatas.
Koperasi berencana menambah fitur pencatatan stok gudang dan pelatihan literasi digital bagi anggota baru.






