Festival kuliner nusantara kembali digelar dengan menghadirkan sekitar seribu hidangan tradisional dari berbagai provinsi. Acara ini mempertemukan juru masak rumahan, pedagang kaki lima, dan restoran daerah dalam satu lokasi.
Pengunjung dapat menyaksikan proses memasak langsung, mengikuti lokakarya pembuatan sambal, serta membeli bahan baku dari produsen lokal. Panitia menyediakan area khusus bagi usaha mikro agar mendapat tempat berjualan tanpa biaya sewa.
Kurator festival, Ratna Kusuma, menyampaikan tujuan acara bukan sekadar promosi wisata, tetapi juga mendokumentasikan resep lama agar tidak hilang. Setiap peserta diminta menyerahkan catatan bahan dan cara pengolahan untuk diarsipkan.
Panitia mencatat lebih dari tiga puluh ribu pengunjung hadir selama tiga hari, dengan pengelolaan sampah terpisah untuk limbah organik dan kemasan.






