Puluhan usaha kuliner skala kecil di Bandung memanfaatkan platform pesanan daring untuk memperluas jangkauan pasar. Sebelumnya, penjualan mereka bergantung pada pembeli yang datang langsung ke gerai atau warung.
Pemilik usaha kue tradisional, Rina Marlina, menyebut penjualan melalui aplikasi meningkat dua kali lipat dalam enam bulan terakhir. Ia kini mempekerjakan dua tambahan karyawan untuk menangani pesanan dan pengemasan.
Pendamping usaha mikro menilai tantangan utama bukan lagi pemasaran, melainkan konsistensi mutu dan ketepatan waktu pengiriman. Pelaku usaha didorong mencatat stok serta biaya produksi secara rapi agar harga tetap bersaing.
Pemerintah kota menyiapkan pelatihan literasi digital bagi usaha mikro yang ingin bergabung ke platform daring pada tahun ini.






