Pemerintah menambah kuota beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari daerah tertinggal. Penambahan diprioritaskan untuk kabupaten dengan angka partisipasi kuliah yang masih rendah dibandingkan rata-rata nasional.
Pengelola program beasiswa, Sri Mulyati, menjelaskan seleksi mempertimbangkan prestasi akademik serta kondisi ekonomi keluarga. Penerima beasiswa juga memperoleh pendampingan agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu.
Sejumlah pengelola perguruan tinggi di daerah menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka berharap dana beasiswa disertai bantuan biaya hidup karena jarak dan biaya transportasi menjadi hambatan utama.
Pendaftaran dibuka melalui portal resmi, dan hasil seleksi diumumkan sebelum tahun ajaran dimulai.






