Liga basket nasional mengumumkan perluasan kompetisi ke enam kota baru pada musim mendatang. Penambahan kota disertai jadwal pertandingan lebih padat serta pembinaan wasit lokal agar kualitas pertandingan tetap terjaga.
Direktur kompetisi, Andi Mahendra, mengatakan perluasan membuka kesempatan bagi pemain daerah untuk tampil di panggung nasional. Setiap kota baru juga akan menggelar klinik basket untuk pelajar bersama klub peserta liga.
Pengurus klub menyambut baik perluasan tersebut, namun meminta kepastian jadwal agar biaya perjalanan dapat dihitung sejak awal. Mereka berharap fasilitas lapangan di kota baru memenuhi standar pertandingan.
Liga menargetkan penjualan tiket daring tersedia di seluruh kota penyelenggara, termasuk untuk pertandingan babak penyisihan.






